Berita

 Network

 Partner

Festival EFT
Dhita Nurul Aini fasilitator diskusi dan Kepala Bappeda MUBA Iskandar Syahriyanto dalam Forum Group Discussion Pengembangan Skema EFT melalui Pendanaan Privat Sektor, Senin (15/11).

Optimalkan Skema EFT, BAPPEDA MUBA Akan Berikan CSR Award

Berita Baru, Jakarta – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Musi Banyu Asin (MUBA) berencana mengadakan Corporate Social Responsibility (CSR) Award untuk perusahaan-perusahaan swasta pada 2022.

Menurut Kepala BAPPEDA MUBA Iskandar Syahrianto dalam Forum Group Discussion Pengembangan Skema EFT melalui Pendanaan Privat Sektor, Senin (15/11), inisiasi tersebut penting karena dua (2) hal.

Pertama, dengan itu Pemerintah Daerah (Pemda) MUBA bisa tahu manakah perusahaan swasta di MUBA yang memiliki perhatian pada sekitar, khususnya lingkungan hidup.

Kedua, sebab perusahaan-perusahaan swasta dalam konteks penjagaan dan pelestarian lingkungan hidup bukan liyan, tetapi bagian melekat di dalamnya.

“Mereka adalah bagian penting dari proses pembangunan ini. Jadi harus dilibatkan dan diapresiasi,” kata Iskandar dalam diskusi yang dipandu oleh Sartika Dewi dan Dhita Nurul Aini ini.

Berita Terkait :  Pengelolaan Hutan di Sigi adalah Harga Mati

Dalam kaitannya dengan CSR Award ini, Pemkab MUBA mengajak perusahaan-perusahaan swasta atau sektor privat untuk memenuhi tahapan-tahapan CSR.

Tahapan tersebut meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan Monev. Setelah melewati ini nanti pada 2022 baru ada CSR Award.

“Dua minggu lalu, kami mengadakan forum CSR, membahas tahapan-tahapan ini. Kami pun sudah mengajak teman-teman perusahaan untuk segera menyusun perencanaan,” jelas Iskandar.

Perlu diketahui, forum ini adalah hasil kerja sama antara The Asia Foundation (TAF), Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau, Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO), Indonesia Budget Center (IBC), The Reform Initiatives (TRI), Beritabaru.co, dan Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) penting adanya. Forum yang merupakan bagian dari rangkaian Festival Inovasi Ecological Fiscal Transfer (EFT) ini pun dihadiri oleh Analis Kebijakan Pertama Pradhika Galih Satria, Roy Salam dari IBC, Direktur Penghimpunan dan Pengembangan Dana BPDLH RI Nia Endah Tri Kurniati, dan beberapa lainnya.

Berita Terkait :  TAKE Jayapura Berkontribusi Majukan Kampung