Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM SUMSEL menggelar aksi damai di depan kantor Walikota Plaembang, Senin (21/6/2021). Aksi tersebut sebagai bentuk perayaan HUT Palembang dan kritikan kepada peerintah kota untuk berbenah dalam berbagai aspek. sumsel.beritabaru.co/Rachman.

Peringati HUT Palembang, Aliansi BEM SUMSEL Gelar Aksi Damai Tuntut Pemkot Berbenah



Berita baru, Palembang – Masih dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Palembang, Puluhan massa aksi dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Selatan (BEM SUMSEL) menggelar aksi damai di depan Kantor Walikota Palembang pada Senin, (21/6). Aksi tersebut menuntut pemerintah kota (Pemkot) Palembang untuk berbenah.

Aliansi BEM SUMSEL tergabung dari delapan kampus yang ada di Sumatera Selatan. Dalam aksi tersebut, massa menuntut pembenahan Kota Palembang sekaligus menjadi kado manis ulang tahun ke-1.338 Palembang sebagai kota tertua di Indonesia.

sumsel.beritabaru.co/Ninda.

Di tengah  mentari  yang terik, peserta aksi tak berhenti menyuarakan tuntutannya kepada Pemkot Palembang. Koordinator Aksi, Dwiky Sandi mendesak pemerintah untuk segera melakukan pembenahan dalam berbagai aspek.

“Visi misi menjadikan Palembang sebagai Kota Emas Darussalam masih jauh dari harapan. Maka dari itu, kami menyampaikan aspirasi sekaligus mendesak Pemkot Palembang untuk terus membenahi aspek pendidikan, sosial, ekonomi, dan kesehatan,”ujarnya.

Sebagai kontorl sosial, kata Dwiky, Aliansi BEM SUMSEL akan terus mengawasi peraturan kebijakan dan perkembangan Kota Palembang. “Harus kita suarakan dengan aksi damai ini,” tegas Dwiky.

Orasi dan tuntutan tersebut terus mereka suarakan dari atas mobil komando yang terparkir di depan kantor Walikota Palembang. Mereka menaruh harap agar orang nomor satu di Kota Palembang mendengar langsung.

Aksi Damai BEM SUMSEL di Kantor Walikota Palembang, Senin (21/6/2020)/Rachman.

Namun sayang sekali, saat aksi berlangsung Walikota Palembang tidak berada di lokasi dan hanya Asisten 1, Faizal AR dari bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang menemui massa.

Ekspresi kecewa tampak dari raut wajah peserta aksi yang menginginkan Walikota Palembang mendengarkan tuntutan tersebut. Meski demikian, Pemkot Palembang melalui Asisten 1 tersebut mendengarkan aspirasi dari mahasiswa yang berunjuk rasa, dan menyampaikan terima kasih karena mahasiswa sudah memantau program Pemkot Palembang.

“Akan kami sampaikan di rapat tentang tuntutan dari mahasiswa dalam tujuan untuk sama-sama berbenah membangun Kota Palembang,” katanya.

Setelah menunggu cukup lama, pukul 17:00 massa aksi mendapatkan tanda tangan persetujuan tuntutan yang ditandatangani oleh Sekertaris Daerah Pemerintah Kota Palembang. (Rachman,Ninda)